Dari kafe-sophie
Wednesday, July 9th, 2008Sekedar luapan yang timbul setelah membaca sebuah tulisan di http://kafe-sophie.blogspot.com/ berjudul Kesempurnaan karya Rum Muhammad,
Ini sedikit cuplikannya,
Aphrodite dalam saga versi Homerus adalah dewi asmara dan terutama sebagai dewi kecantikan. Sebagai dewi asmara, di tangannya lah nasib daripada perjalanan asmara manusia. Sebagai dewi kecantikan, Aphrodite adalah representasi seluruh ide tentang kesempurnaan perempuan. Dalam padanya segala sesuatu yang indah, memikat, dan memukau mewujud. Bagi Homerus, apa yang bisa dibayangkan orang tentang kecantikan, ada pada diri Aphrodite. Dalam dirinya ditemukan sejarah, kehidupan, tata laku, dan genetika terbaik. Sebagai Putri Zeus, mewarisi bibit kerupawanan dewa-dewi. Pun juga Ibunya, yaitu Dione, termasyhur karena parasnya yang menawan. Sedang Dione sendiri jugalah pewaris kegemilangan Okeanos yang berkuasa di lautan. Manifestasi sempurna bagi angan dan kerinduan orang-orang Yunani kuno.
Me :
Begitulah kisah-kisah yang dibuat manusia…tentang cinta
Padahal cinta tak melulu harus terbungkus dengan kecantikan
Karena Cinta adalah halusnya perasaan yang mampu melantakkan sejuta penghalang
Ia yang tak lekang oleh ruang & waktu
Seperti serabut sutra pembentuk sarang sang laba-laba
Semakin lama malah semakin kuat, indah dan sempurna
Ia yang membuat retak jadi menyatu
Hingga sembilu hanya seperti pelepah pisang di tangan seorang pen-debus
Dan setiap Cinta pasti diuji……